Bukan Henti Jantung, Ivana Trump Meninggal karena Terjatuh dari Tangga

Penyebab meninggalnya mantan istri Donald Trump, Ivana Trump telah terungkap. Sebelumnya, dikabarkan Ivana Trump meninggal dunia lantaran henti jantung. Namun, penyelidikan terbaru mengungkapkan bahwa penyebabnya karena jatuh dari tangga rumahnya.

Dikutip dari , Kepala Kantor Pemeriksa Medis New York mengungkapkan jatuhnya Ivana Trump dari tangga menyebabkan adanya cedera di bagian dada. Sehingga penyebab kematian dari Ivana Trump tidak ada kejanggalan. "Kantor Pemeriksa Medis (OCME) telah menentukan penyebab kematian Ivana karena yang disebabkan cedera di bagian torsonya.

"Setelah menentukan penyebabnya, OCME tidak akan berbicara lebih jauh terkait investigasi selanjutnya," ujar OCME. Seperti diketahui sebelumnya, Ivana Trump ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Manhattan New York setelah pemadam kebakaran setempat merespons panggilan dari sana. Pada Jumat (15/7/2022) pagi, Kepala Pengadilan New York telah menyetujui keinginan dari kuasa hukum Donald Trump dan kedua anaknya untuk menunda konferensi pers yang seharusnya dilakukan pada minggu depan.

Sebelum temuan pemeriksa medis diumumkan pada Jumat, Donald Trump membatalkan Kongres yang dijadwalkan pada Sabtu (16/7/2022) di Arizona dalam rangka mendukung kandidat gubernur dari Partai Repbulik, Kari Lake, hingga 22 Juli 2022. Penundaan yang dilakukannya dalam rangka untuk menghormati dan berkabung atas meninggalnya Ivana Trump. Selain itu, Donald Trump juga mengungkapkan rasa kagum atas mantan istri yang pernah dinikahinya pada tahun 1977 itu.

Ungkapan tersebut disampaikannya melalui media sosial buatannya, Truth Social. "Dia adalah wanita yang hebat, cantik, dan luar biasa, yang menjalani kehidupan yang hebat dan inspiratif," tulis Trump. Donald Trump juga mengungkapkan dirinya dan ketiga anaknya yaitu Donald Trump Jr., Ivanka Trump, dan Eric Trump juga merasa bangga telah memiliki istri dan ibu seperti Ivana.

"Kebanggaan dan kegembiraannya adalah ketiga anaknya, Donald Jr., Ivanka, dan Eric." "Dia sangat bangga dengan mereka, seperti kami semua sangat bangga padanya. Istirahatlah dengan tenang, Ivana!" lanjut Trump. Dikutip dari , Ivana memiliki nama asli Ivana Marie Zelnickova yang lahir pada 20 Februari 1949 di Gottwaldov (Zlin), Republik Ceko.

Pada saat kecil, dirinya berbakat dalam dunia ski. Bahkan bakatnya tersebut sempat membawanya masuk sebagai anggota tim cadangan ski Ceko di Olimpiade 1972. Hanya saja, fakta tersebut diragukan kebenarannya.

Di tahun yang sama, ia pun memutuskan untuk pergi ke Kanada dan memulai kariernya sebagai model. Singkat cerita, Ivana pun harus menjalani tur modelingnya ke New York pada tahun 1976. Pada saat itulah dirinya bertemu dengan mantan suaminya itu yaitu Donald Trump.

Tak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya memutuskan menikah di tahun 1977. Selama menikah, Ivana dan Donald Trump dikaruniai tiga orang anak. Namun, pernikahan mereka berdua pun harus diakhiri dengan perceraian di tahun 1990 lantaran Donald Trump disebut selingkuh dengan aktris Marla Maples.

Bahkan, Marla pun disebut pernah bertemu dengan Ivana dan menyatakan bahwa ia cinta dengan Donald Trump. Fakta itu diungkapkan oleh Ivana Trump saat diwawancarai oleh Barbara Walters. Setelah bercerai, Ivana Trump juga sempat menikahi beberapa pria seperti pengusaha kaya asal Italia Riccardo Mazzucchelli hingga aktor bernama Rossano Rubicondi.

Hanya saja, kedua pernikahan itu seluruhnya berakhir perceraian. Namun, selama hidupnya, Ivana pun juga memiliki beberapa bisnis yang dirinya bangun seperti perusahaan fashion bernama Ivana Haute Couture hingga Ivana Inc yang berkecimpung di dunia media. Selain itu, ia juga sempat menulis beberapa buku yang berjudul For Love Alone, Free to Love, serta buku pengalaman hidupnya yang berjudul The Best is Yet to Come: Coping With Divorce and Enjoying Life Again.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.